You Are Wrong (Chap 2 : Begin to Get Me)

Tittle : You Are Wrong Chapter 2: Begin to Get Me

Genre : Romance, Fantasy, Comedy

PG : 15+

Suara bising terdengar dari ruangan dapur mini milik Yoona. Memang ia tengah disibukkan untuk memasak makanan untuk makan malamnya nanti. Yah sebagai pemilik sebuah usaha kedai kopi tentu saja ia bisa memasak, meskipun bukan koki handal paling tidak ia bisa memuaskan kebutuhan perutnya sendiri.

Dua kompor tersebut sama-sama memainkan fungsinya untuk memanaskan, satu kompor untuk merebus sayur lalu kompor lainnya untuk memasak spaghetti. Yoona tengah menancapkan fokusnya ke masakkannya dan mulai menoleh kekiri kekanan ketika ia mendengar deringan ponselnya berbunyi.

Tak kunjung menemukan ponselny dari sudut pandangnya Yoona membuka sarung tangannya lalu berjalan keruang tengah. Ponselnya terus berbunyi ia pun mengikuti suara ponselnya tersebut, ia menelusuri beberapa sudut ruangan tersebut untuk menemukan ponselnya. Ketika ia tak kunjung menemukan ponselnya Yoona berdiri berkacak pinggang, berusaha mengingat dimana ia terakhir menemukan ponselnya. Namun suara deringan ponselnya tak bisa membuatnya fokus dengan helaan nafas kasar ia berjalan ke kamarnya berharap ia bisa menemukan ponselnya.

Ia membuka tas yang sering ia bawa, mengeluarkan isi barangnya namun juga ia tak menemukan ponselnya tersebut. Berjalan menuju tempat tidur, ia membuka selimut dan membalikan bantal dan gulingnya yang menjadi tempat dimana ia lupa meletakkan ponselnya. Tetapi anehnya tetap tidak ada.

Dengan menarik nafas panjang akhirnya ia berjalan menuju kamar mandi, ruangan itu adalah salah satu ruangan terakhir dimana tempat yang belum ia geledah. Tak berapa lama Yoona keluar dengan wajah memerah dan kesal. Ia benar-benar sudah tidak sabar karena ia juga belum kunjung menemukan ponselnya. Belum ditambah kebisingan nada dering ponselnya yang terus berbunyi. Ia merutuk dalam hati akan mengganti nada dering tersebut secepatnya setelah ia menemukan ponselnya.

“Hei Yoona, kau mencari ini?”

Yoona spontan melihat kesumber suara. Kekesalannya tambah naik ke ubun-ubun kepala mendapati roh peganggu tersebut sedang duduk diatas tempat tidurnya seraya mengayun-ayunkan ponsel Yoona ditangan kirinya.

“Kenapa kau terlihat begitu frustasi? Coba kau tanya aku sebelumnya mungkin aku bisa memberitahumu dimana ponselmu berada.” Ucap Kyuhyun dengan santai, seperti orang tak bersalah ia masih memegang ponsel Yoona yang masih berdering.

Yoona menggertakan giginya

Bagaimana mungkin aku bisa bertanya kepada dirinya, apa ia begitu tolol, ia kan seorang roh, seorang hantu!

Batin Yoona

“Sekarang berikan ponselku kepadaku” perintah Yoona seraya menyodorkan tangannya

Kyuhyun tak menghiraukannya malah ia kini melihat ke layar ponsel Yoona. Ia mengangguk-anggukan kepala saat mengamati nama pemanggil diponsel Yoona. “Oppanim. Hmmmm apa ia kekasihmu?”

Mendengar nama itu dengan spontan Yoona berjalan kearah Kyuhyun dengan pikiran ia akan merampas ponselnya tersebut. Namun sebelum ia bisa meraihnya tangan kanan Kyuhyun dengan cepat mencegah tangannya dan akhirnya menahan tangan kanan Yoona.

“Bukan urusanmu.” Yoona berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Kyuhyun. Ia pun mencoba meraih tangan kanan Kyuhyun dengan tangan kirinya namun ia benar-benar lupa bahwa ia tidak bisa menyentuh ataupun memegang makhluk menyebalkan ini, ia pun makin frustasi “Yaa! Lepaskan aku!”

“Kau ingin mengangkat panggilan dari Oppanim ini?” Tanya Kyuhyun seraya terus menjauh-jauhkan ponsel Yoona dari gapaian Yoona. “Kau ingin aku mengangkatnya untukmu?” Tawar Kyuhyun sambil melihat wajah Yoona yang benar-benar penuh ekspresi kekesalan.

Karena Yoona merasa ia tak akan mungkin bisa meraih ponselnya ia pun mengalah “Terserah apa yang ingin kau lakukan, tapi hentikan suara dering itu.” Benar-benar membuatku pusing, sambung Yoona dalam hati.

“Baiklah jika itu maumu” Kyuhyun pun menekan tombol hijau yang ada diponsel Yoona.

/Yoona kemana saja k–/

/Hallo/

Kyuhyun menyapa sekaligus memotong pembicaraan pria yang sedang menghubungi ponsel Yoona kini

/kau siapa?! Dimana Yoona? Bagaimana ponsel Yoona bisa berada denganmu?/

/hei sabar. Aku bingung mau menjawab  pertanyaan-pertanyaanmu/

Ucap Kyuhyun dengan santai seraya menggeleng-gelengkan kepala. Ia pun mendongak melihat Yoona yang terus menatapinya dengan memberi  ancaman -jangan-bicara-sesukamu-makhluk-bodoh-

Kyuhyun tersenyum membalasnya. Terdengar helaan nafas dari pria yang sedang berbicara dengannya kini.

/Katakan padaku dimana Yoona?/

/Ohh Yoona sedang berada dikamar mandi./

Kyuhyun menepis pukulan tangan Yoona yang ingin membuang ponsel itu dari telinganya.

/Apa kau sedang bersama Yoona?/

/Yeah, kini aku sedang berada dikamarnya./

Mendengar ucapan Kyuhyun, kekesalan Yoona telah melampaui batas. Ia mengumpulkan sekuat tenaga untuk menarik tangannya dan kembali berusaha mengambil ponselnya kembali. Ia tak mau Oppa nya itu berpikir aneh mendengar ucapan Kyuhyun yang terdengar mesum tersebut. Tapi kembali dengan cepat Kyuhyun menangkap kedua tangannya, karena dorongan Yoona terlalu kuat akhirnya Kyuhyun membalik tubuh mereka hingga akhirnya Yoona jatuh ketempat tidurnya dengan Kyuhyun berada diatasnya menahannya.

Tak sengaja Yoona berteriak saat ia terjatuh ditempat tidur tersebut sehingga Oppanim mendengar teriakannya

/Yoona, apa itu Yoona?!/

“Oppa Oppa tol—” Kyuhyun menutup mulut Yoona dengan tangannya

/Iya itu Yoona, ia berteriak karena ketakutan melihat kecoa didalam kamar mandi/

Yoona pun makin berontak mendengar kebohongan Kyuhyun. Ia makin, makin frustasi. Jika saja Ia bisa menyentuhnya ia benar-benar akan membuat tubuh makhluk ini penuh dengan luka

/Oh, emmm-tolong beritahu Yoona kalau aku tidak bisa menemuinya besok karena ada urusan mendesak. Jadi mungkin ia bisa mengganti hari lain/

/Baiklah akan kusampaikan, tapi kukatakan kepadamu aku tak menjanjikan Yoona bisa pergi, baik besok ataupun hari lain./

Kyuhyun menutup panggilan tersebut dengan teriakan pria itu memanggil manggilnya.

Akhirnya ia mengangkat tangannya yang menutupi mulut Yoona, dan dengan santai mengembalikan ponsel Yoona di telapak tangannya.

“Ini aku sudah membantumu. Bukankah aku baik?”

Yoona mengenggam erat dan kasar ponselnya. Membayangkan jika ponselnya adalah wajah makhluk menjengkelkan ini.

“Hei-hei kenapa wajah mu masih terlihat frustasi? Kan ponselmu sudah berada ditanganmu” Seakan tak habis-habisnya Kyuhyun terus menggoda Yoona. Ia begitu senang melihat wajah wanita ini begitu terlihat ingin membunuhnya. Apalagi jika ia melihat sedekat ini, ia bisa melihat mata rusa nya yang penuh kekesalan, bibir merah mudanya yang menutup gertakan giginya serta dadanya yang ikut naik turun mengikuti volume udara kekesalan yang Yoona hirup. Cantik. Secara tak sadar Kyuhyun tersenyum.

Menganggap senyuman Kyuhyun mengejeknya. Yoona benar-benar yakin bahwa ia sangat-sangat membencinya. Sekilas ia mengingat perintah Kyuhyun untuk pergi dari apartemen ini. Namun Yoona menggeleng-geleng kepalanya.

Tidak. Aku tidak bisa begitu saja pergi dari apartemen ini. Aku yang harus membuatnya pergi dari sini. Entah dengan cara apapun.

“Hey Yoona, apa kau mencium sesuatu? Aku mencium seperti bau gosong.”

Ucapan Kyuhyun membuyarkan lamunan Yoona. Ia pun ikut mencium aroma tersebut. Ternyata benar bau gosong! Kembali ia teringat. Sayurnya, spaghettinya!

Sial

“Aku lupa mematikan komporku!” Teriak Yoona.

Kyuhyun pun melepas tangan Yoona dan perlahan bangun dari tubuh Yoona, ditambah. Dengan segera Yoona berlari menuju dapur. Sesampainya didapur dan melihat kekacauan yang telah terjadi Yoona pun berteriak frustasi

“Kau lihat saja Makhluk Bodoh! Aku tidak akan mengalah padamu! Aku benar-benar akan membalasmu!  Liat saja!!”

Kyuhyun tertawa geli mendengar teriakan Yoona.

“Ya, akan kutunggu balasanmu Yoona..”

O O O

“Apa ia sudah ditemukan?”

Ia berhadapan dengan pria berseragam polisi, polisi tersebutpun berdiri lalu mengambil berkas dari tasnya.

“Kami menemukan mobil nya atas laporan dari warga sekitar. Letaknya sangat jauh dari kota ini, mungkin hampir didekat perbatasan kota.” Polisi tersebut menyerahkan sebuah foto yang berisi mobil yang keadaannya telah hancur jatuh kedalam sungai dangkal yang tak terawat. Gambar itu seperti memberi jawaban  siapa pun yang berada didalam mobil itu  akan mustahil bisa selamat.

“Lalu apa tubuhnya telah ditemukan?”

“Saat kami sudah sampai dilokasi kami pun mulai melakukan pencarian, namun kami tak menemukan korban ini. Kami juga sempat bertanya kependuduk sekitar yang pertama kali mengaku melihat mobil tersebut. Mereka pun juga mengatakan kalau mereka  mendapati mobil itu telah kosong, tanpa ada orang didalamnya.” Jelas polisi tersebut.

“Lalu bagaimana kasus ini selanjutnya?”

“Perkiraan kami si korban mungkin telah tewas ditempat, dan masalah kenapa tubuh korban belum ditemukan karena kemungkinan bisa saja tubuh korban terjatuh lalu terhanyut oleh arus sungai yang cukup deras”

“Bagaimana anda bisa menarik kesimpulan seperti itu Pak? Bagaimana jika teman saya itu belum tentu tewas?”

“Bisa dilihat kondisi mobil tersebut sangat hancur, terdapat banyak darah yang telah mengering disetiap sudut dekat kursi pengemudi, dan  kami juga menemukan kedua pintu  kursi pengemudi dalam kondisi telah terbuka membuat kemungkinan itu semakin menguat bahwa si korban telah jatuh dari dalam mobil.”

Taecyeon kembali melihat foto yang berisi mobil yang telah hancur tersebut. Jika dilihat dan disangkutpautkan apa yang telah dijelaskan oleh polisi tersebut memang bisa dikatakan masuk akal. Karena kembali, itu benar-benar mustahil, sangat-sangat mustahil jika ia selamat. Taecyeon mengangguk memberi persetujuan lalu menyerahkan foto tersebut ke polisi

“Apa saya bisa meminta dimana tempat kecelakaan itu berada? Saya ingin melihat keadaan mobil itu sendiri kesana.”

Polisi itu mengangguk “Tentu, tapi saya sarankan anda tak perlu capek-capek pergi ke tempat tersebut. Karena tim kami sudah mengirimkan mobil derek untuk mengangkut mobil itu kesini.”

Taecyeon mengangguk kembali lalu menyodorkan tangannya untuk bersalaman “Baiklah pak, terima kasih karena sudah menjelaskan  detilnya ke saya.”

Polisi tersebut membalas salaman Taecyeon “Sama-sama pak, kami turut berduka cita atas meninggalnya teman Bapak.”

Setelah Taecyeon keluar dari kantor polisi tersebut ia mengambil ponselnya dari saku celananya. Menelpon seseorang,

/Kyuhyun telah meninggal apa kau senang? Sekarang bebaskan adikku./

O O O

Hari demi hari berlalu. Tetapi tak ada yang berubah. Yoona selalu dihantui, diganggu oleh makhluk menjengkelkan yang bernama Kyuhyun tersebut. Ia pun lebih banyak  menghabiskan waktunya di kedai kopinya hingga menjelang sore, berharap ia bisa mempersingkat waktunya untuk bertemu makhluk tersebut. Sebab ia benar-benar frustasi. Kesehatannya akan tambah memburuk jika ia berlama-lama seperti ini, mungkin ia bisa terkena Stroke karena emosi nya yang terus meluap-luap.

Yoona membuang jauh-jauh bayangannya tentang Stroke, ia tak mau mati konyol hanya karena seonggok (?) Makhluk itu. Ia lelah karena makhluk itu terus menang darinya, dan membuatnya seolah-olah ingin menyerah lalu pergi dari apartemen tersebut. Tidak. Ia tidak akan menunjukan kekalahannya tersebut. Ia harus mencari cara untuk mengetahui kelemahannya tersebut. Sehebat-hebatnya makhluk pasti memiliki kelemahan bukan?

Dan tanpa direncanakaan, Yoona menemukannya.

Yoona tengah sibuk memotong-motong daging sapi segar yang baru saja ia beli dari supermarket. Ia sangat ingin makan daging panggang jadi ia sangat berantusias berbelanja daging dan memasaknya untuk ia santap nanti.

Tiba-tiba ia mendengar deringan ponselnya, nada dering baru yang ia ganti karena kejadian menjengkelkan beberapa hari lalu. Mengingat kembali, ia menghela nafas. Kejadian ini sangat mirip dengan kejadian waktu itu. Sebelum pergi Yoona mengecek kompornya telah mati atau tidak sebab ia tak ingin kejadian itu terjadi lagi. Dengan gontai Yoona mencari ponselnya di sofa dan diruangan tersebut. Sesuai dugaannya ia tak menemukannya, ia berteriak

“Kyuhyun! Aku tahu kau menyembunyikannya! Sekarang berikan ponselku kepadaku!”

“Aku tak menyembunyikan ponselmu Yoona. Cek saja kesini!”

Balas teriak Kyuhyun.

Yoona menghentakan kakinya lalu berjalan menuju kamarnya. Ia menemukan Kyuhyun duduk diatas meja riasnya tapi tanpa mengayun-ayunkan ponselnya. Yoona pun mengedarkan pandangannya, lalu ia menemukan ponselnya disamping tubuh Kyuhyun.

Ia berjalan menuju ponselnya agar bisa mengangkat panggilannya tersebut. Namun baru saja ia hendak mengambil ponsel tersebut, deringan itu mati dan menampilkan tampilan music player disana.

“Aku bosan mendengar lagu itu, bisa kau memutarkan lagu lain.” Nada santai Kyuhyun benar-benar mirip kejadian itu, Yoona benar-benar hampir tidak bisa menahannya. Sudah jauh-jauh ia kesini untuk menerima panggilan yang mungkin penting dari orang lain, namun ternyata deringan tersebut bukanlah bunyi tanda panggilan masuk, melainkan music player yang Kyuhyun sedang hidupkan.

Yoona menatap sinis penuh arti ke Kyuhyun.

“Dasar makhluk–“

Kiss me out of the bearded barley

Nightly, beside the green, green grass

Swing, swing, swing the spinning step

 

 

Tiba-tiba ponsel Yoona kembali memutarkan musik dengan sendirinya. Yoona melirik layar ponselnya tertera tulisan lagu KISS ME by SIXPENCE NONE THE RICHER bertanda play di layar android Yoona. Pandangan Yoona mulai menuju kewajah Kyuhyun. Ia mendapati Kyuhyun tersenyum menggoda kearahnya lalu begitu cepat hingga Yoona tak menyadarinya Kyuhyun meletakan bibirnya dibibir Yoona. Yoona diam tak berkutik ketika bibir Kyuhyun berada dibibirnya, ia merasakan gerakan-gerakan bibir Kyuhyun yang bergerak dibibirnya. Yoona tak melakukan apa-apa. Ia hanya merasakan hangat dibibirnya.

Silver moon’s sparkling

So kiss me

 

Baru pertengahan lagu, Kyuhyun akhirnya melepaskan bibirnya dari bibir Yoona. Yoona yang masih tidak berpikir sinkron merasakan menghilangnya kehangatan dari bibirnya. Ia menatap Kyuhyun tak percaya. Bagaimana bisa- bagaimana bisa makhluk ini menciumnya, menciumnya dengan hangat.

Kyuhyun tertawa kecil melihat ekspresi Yoona yang tak bergerak seperti patung, ia bisa memahami pikirannya. Ia pun sebenarnya tak mengerti dengan apa yang telah ia lakukan, ia benar-benar tak merencanakan untuk menciumnya. Ia tak sengaja menyalakan lagu KISS ME tersebut dari ponsel Yoona dan entah mengapa ia terdorong untuk mengikuti lirik lagu tersebut, untuk menciumnya. Namun melihat ekspresi Yoona, Kyuhyun tak tahan untuk menggodanya

“Apa yang kau–“

“Bukankah kau memintaku untuk menciummu?”

“Dasar bodoh kapan aku memintamu?”

“Kau memutar lagu itu seperti kau mengatakan kepadaku untuk menciummu”

“Aku tidak memutar lagu itu!”

Oh, kiss me beneath the milky twilight~ siapa yang bisa menolak permintaan itu?”

“Kau tahu Kyuhyun, aku benar-benar ingin memukulmu.”

“Coba saja, aku tak melarangmu.”

Tak memikirkan lagi bahwa ia menyadari kalau ia tak mungkin bisa menyentuh Kyuhyun apalagi memukulnya Yoona secara spontan mengangkat tangannya dan ingin memukul wajah Kyuhyun. Namun saat itu juga Kyuhyun menangkap tangan Yoona, bukan hanya menangkapnya, ia juga mencengkram tangan Yoona dengan keras, membuat Yoona meringis

“Kau bilang kau tak akan menghalangiku untuk memukulmu?”

Kyuhyun tak melihat ke arah Yoona, ia malah memandangi kearah telapak tangan Yoona

“Darah..”

Yoona pun ikut melihat telapak tangan miliknya, ternyata terdapat darah kering yang tersebar ditelapak tangan Yoona. Oh, ia ingat, ia tadi lupa untuk mencuci tangannya setelah ia memotong daging sapi segar tersebut. Yoona pun kembali melihat Kyuhyun yang tak bergeming dari posisinya melihat darah yang berada ditelapak tangan Yoona. Yoona menjadi bingung, itu hanyalah darah kering dari daging sapi apa yang membuat ekspresi nya terlihat seperti itu. Ia pun mencoba menjelaskannya

“Aku lupa mencucinya itu hanya darah–“

“Bersihkan itu secepatnya Yoona. Aku tak ingin melihat itu”

Kyuhyun melepaskan cengkramannya dari tangan Yoona lalu berjalan meninggalkannya keluar dari kamar Yoona. Pandangan Yoona pun terus mengikutinya sampai pintu kamar Yoona terbanting tertutup dengan keras. Ia tidak pernah melihat Kyuhyun seperti itu. Ekspresinya yang tiba-tiba menjadi kaku dan pucat. Senyuman menggoda atau ekspresi menyeringai yang biasa ia berikan kepada Yoona pun tiba-tiba menghilang dari wajahnya.

Ia tiba-tiba berubah seperti itu setelah ia melihat–

Yoona menatap telapak tangannya yang kotor dengan darah kering, lalu ia kembali melihat pintu dimana Kyuhyun keluar terakhir.

Makhluk itu membenci darah?

O O O

Author’s Note :

Halloooo, sudah sangat lama ya. Hehe. Maafkan saya kalau sekarang baru muncul dan mengupdate chap ke 2 yang cukup ringkas ini (maaf juga kalo makin jelek).. Mungkin ada yang terus ngecek kesini tapi gak ada update, tolong maafkan saya. Duh, seneng banget baca komentar-komentarnya di chapter 1 pingin ngejawab tapi gak sempet terus. Tp saya baca semua looh dan sangat berterimakasih kepada yang bersedia meninggalkan jejak disini..
Ucapan terakhir, ini hari pertama Puasa, saya mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Batin serta Selamat Menunaikan Ibadah Puasa bagi yang menunaikannya, semoga bulan ini kita dapat melaksanakan puasa dan tarawih secara maksimal.
Iklan

17 thoughts on “You Are Wrong (Chap 2 : Begin to Get Me)

  1. Nextttt thorrr… et dah si epil masih jadi setan aja udah berani nyium yoona.. gimana kalo jadi manusia pill.. Yoona dibawa ke-ranjang kali yak.. eh lupa bulan puasa..

  2. cho yoonggyu berkata:

    Astagaaa
    Kyu oppa main nyosor aja
    Kalau yoong oenni bisa nyentuh kyu oppa, pasti oppa udah abis sama yoong oenni
    Hihihi
    Taecyoen oppa disuruh siapa ya?
    Jangan bilang kalau adeknya taecyoen oppa itu yoong oenni
    Yoong oenni jadi tahu kelemahan kyu oppa
    Pasti seru nich
    Hihihi

  3. dias puspita berkata:

    Waaah jeda updatenya pnjang amat saeng chapt 1 k chapt2..
    Kyu jadi arwah msi smpet2 nggodain yaaa,mau dooong klo arwahnya kayak kyu gtuuu,heheee
    Syapa yaa kira2 yg nyelakain kyu?? Taec kaah?? Trs dy di suruh sp? Waaah itu yg bikin penasaraan.. Trs dmn raga kyu skrg?? Ayooo saeng cepet d lanjuut,jangan lamaaa yaaa, semangaat!!

  4. Agh yeeyy akhirnyaaa update mungkin udh lamaa yaa tapi aku bary aja liat kalau ini ffnya udah update. Aigoo taecyeon jahat bener bukan taecyeon sih sebenrnya tp yg nyuruhnyaa kira2 siapa ya? Dan moment kyuna lucu sekaleeee♡ dan kenapa kyu takut daraah? Aigoo. Next chap aku tunggu yaa^^

  5. wah keren…q hampir lupa ff ini…tp kyu sbnrny msh hdp atau bnrn mti??siapa yg mncb bnh kyu??haha yoona sbr ya…knp kyu tkt darah

  6. Hanah Sparkyu YoonAddict berkata:

    ternyata udah lama post chapter 2nya dan baru bisa baca sekarang. Kyaaa ffnya keren suka banget ama karakternya kyu. haha kakaknya yoona gimana respondnya yah dengar jawaban kyu waktu nelpon. Itu yang disms taecyeon siapa thor?? Ditunggu lanjutannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s