H-4

Gambar

* H Hate or Hurt

* H-1

* H-2

H-3

Tittle : H-4

Author : Intansparkddict

Genre : Romance, Friendship, Engaged

PG : 15 +

Main Cast : I’m Yoona

Cho Kyuhyun

Seo Joohyun

And the other cast will come out, later


* * *

Lonely..

Sometimes I hate it.

That always used in my life, before..

But, must be him?

I still have some memories in my heart.

 

***

 

Finally. I am a Husband.

Who will live with a wife that I ‘loving’

An mysterious woman that I ever met, and married.

Have I said that?

Waiting..

I said to her for waiting.

 

 

***

 

Riuh suara para manusia yang mulai memasuki tempat tersebut memenuhi seluruh sudut ruangan. Gemerlap bunga warna-warni tampak menghiasi dinding dan celah ruangan tersebut. Putih. Dan Silver. Merupakan warna yang menjadi warna utama yang mendukung tema tersebut. Dentingan bel raksasa berdenting keras memenuhi semua ruangan. Para undangan mulai tersenyum, bersorak, bahagia. Melihat kedua cincin telah dipautkan dimasing-masing jari pasangan tersebut. Hingga saatnya sang Pastur meminta mereka untuk juga menautkan bibir mereka.

Yoona bersyukur lega karena ia bisa mengucapkan perjanjian suci itu dengan lancar. Walaupun kadang hati nya terus memberontak ketika ia mengucapkannya per kata. Dan ini yang terakhir, dimana ia juga harus melakukannya. Ia terus menatap namja tampan yang berada didepannya itu. Entahlah. Tatapan yang mungkin hanya ia yang mengetahuinya. Perlahan sebuah langkah maju datang mendekati dirinya. Bibirnya menghela nafas pelan. Ia telah melihat mata Kyuhyun mulai tertutup,  mendekat. Sebelum ia hendak menutup mata nya. Sesosok gadis cantik, berdiri rapuh di sudut tiang belakang gereja tersebut tertangkap oleh mata Yoona. Ia menatap mata Yoona, menangis. Hati Yoona terenyuh, bibirnya terbuka. Hendak mengatakan sesuatu. Namun, sebuah bibir memberhentikan kegiatannya. Sebelum mata nya tertutup  satu tetes air mata sempat mengalir dipipinya. Namun tautan itu berhasil, perlahan membuat mata nya tertutup.

Total.

“Maafkan aku Seohyun..”

***

Mata nya menatap keluar. Benda-benda yang berada dipinggir jalan tampak ikut menjauhinya. Untuk mengalihkan, menganggap hanya ada dia sendiri didalam mobil mewah putih itu. Namun ternyata tidak.

“Aku melihat Seohyun..” Kepala nya mulai menoleh. Teralih dari pemandangan luar tadi. Ia menatap istri nya sebentar. Menunggu. Tapi kembali menatap jendela.

“Di altar.” Tambah istri nya. Mata nya teralih menatap kearah depan, tidak lagi menatap Yoona. Hati nya terasa sesak. Namun hanya udara yang bisa membantu nya. Dengan pelan ia mengatur dengan normal. Jujur, ia tidak tahu jika Seohyun akan datang kepernikahan nya. Karena sebelumnya Seohyun tidak mengatakan ia akan pergi ke gereja tersebut. Melihat nya. Memasang cincin, bertukar janji suci, dan berbagi ciuman yang mestinya menjadi mimpi indah Seohyun yang sangat diharapkan dilakukan bersama Kyuhyun. Yang merupakan mimpi yang sunyi.

“Appa ku mengundangnya..”

Yoona terdiam. Gaun indah dan besar masih terpakai cantik ditubuhnya. Rasa tidak nyaman pasti dirasakannya. Namun ada yang lebih membuat hati nya tidak nyaman. Kepala nya menunduk. “Apakah aku yang membuatnya menangis?”

Kyuhyun menarik nafas.

“Mungkin.”

Kini giliran Yoona yang menghela nafas. Kenapa kini ia sangat suka memberi pertanyaan yang sebenarnya ia telah mengetahui jawabannya. Entah. Seperti hobi baru dalam hidupnya. “Apa kau, masih berhubungan dengannya?”

“Aku hanya mempertanyakan ini sekali. Dan aku tidak akan mengulanginya lagi!”

 

“Seo..”

 

“Kau memilihku atau Unnie?”

 

“Seohyun-ah..”

 

“Aku bertanya padamu Oppa! Kau memilihku atau Unnie?!!”

 

Kyuhyun terdiam. Menatap wajah gadisnya yang kini menangis. Sesenggukan. Bibirnya ingin mengatakan, meneriakan nama dirinya. Tapi kembali terbeku karena suatu hal. Ia tidak bisa.

Benar-benar tidak bisa.

 

“Oppa! Kau harus menjawabnya!!!”

 

Isakkan tangis Seohyun. Membawa Kyuhyun kembali menyadari seseorang yang masih, sangat menunggu jawabannya. Ia menarik nafas sedalam-dalamnya. Sebelum mengatakan …

 

“Maafkan aku Seo.. Aku pilih Yoona..”

 

 

Sesaat Seohyun hendak pergi meninggalkan Kyuhyun. Tangan Kyu menarik tangannya. Menahannya pergi. Hati nya benar-benar tak bisa tulus untuk meninggalkan yeoja inii.

 

“Tapi–“

Seohyun menatap Kyuhyun. Menunggu atas ucapannya yang terpotong. Kyuhyun terdiam. Rasa ragu kembali memenuhi hatinya. Tak sanggup melanjutkan kata-kata yang telah ia susun sebelumnya. Namun Kyuhyun malah memeluk tubuh Seohyun.

“Berjanjilah kau akan menunggu..”

 

“Haruskah kita membicarakan hal itu?” Kyuhyun menatap Yoona. Kesal, Dalam tenang.

“Apa kau kira aku bahagia?” Yoona mendongak, membalas tatapan Kyuhyun. Pelan, dan mendalam. Menatap dirinya untuk menjelaskan bahwa dirinya bukan seperti yang ia pikirkan. Kyuhyun terdiam. Ia bisa menangkap maksud Yoona.

“Aku bukan tipe orang seperti itu” Kepala Yoona beralih menunduk.

Kyuhyun menghela nafas. Bibirnya hendak mengatakan sesuatu, tapi ia masih belum yakin apa yang akan dikatakannya. Ia menjauhkan pandangannya dari Yoona. Kembali memandang kaca bening disebelah kanannya.

Ia tahu. Yoona bukan wanita sejahat itu. Sedikit, terlihat lebih dewasa. Hingga kini pun ia tak pernah melihatnya menangis. Tatapannya yang lurus, tapi dapat mengartikan sesuatu yang mendalam. Tipe gadis yang serius, pendiam, tapi seperti banyak memendam sesuatu. Entahlah. Saat ini ia hanya dapat menjelaskan Yoona seperti itu.

Tiga puluh menit waktu berlalu. Mobil mewah itu berhenti disebuah hunian mewah sederhana yang mungkin hanya berisi dua kamar dan banyak ruangan lainnya. Pengantin itu turun dan mulai masuk ke dalam rumah masa depan barunya. Terpesona. Ketika menatap tiap isi dari rumah tersebut. Tapi mereka sama-sama saling tidak menunjukannya. Hanya terlarut diam. Tidak menunjukan ekspresi apapun. Hingga tiba kedua pasang kaki mereka berhenti pada sebuah pintu kayu yang berbeda warna dari pintu-pintu lain, coklat merah. Kyuhyun sebagai lelaki, ia yang membuka pintu tersebut mempersilahkan Yoona untuk memasukinya dahulu.

Dan tepat seperti apa yang mereka bayangkan.

Sebuah tempat tidur yang berukuran besar terpampang rapi ditengah ruangan tersebut. Dengan sebuah lemari besar di sudut kanannya, sebuah meja rias, satu paket Tv elektronik, dan sebuah pintu kamar mandi.

Tidak besar memang.

Tapi semua benda yang dianggap penting telah tersedia dikamar tersebut. Yoona cukup menyukainya. Ia tidak suka jika ruangan yang dihuni nya terlalu mewah. Ketika langkah kaki Yoona mulai bergerak menuju tempat tidur tersebut. Kyuhyun hanya diam. Menatap Yoona dari posisinya sekarang.

“Aku akan menggunakan kamar lain.”

Sebentar Yoona menoleh. Lalu mengangguk kan kepala nya menatap Kyuhyun. Setelah itu ia melanjutkan aktifitasnya untuk melihat perabotan baru kamar milik ‘mereka’ tersebut.

Kyuhyun berjalan keluar dari kamar utama. Ia terus menggerakan kaki nya menelusuri rumah yang baru ia masuki tersebut. Akhirnya ia menemukan sebuah pintu yang dianggapnya mungkin merupakan kamar kedua di rumah tersebut.

Ternyata belum bisa.

Ruangan yang tadi disebut kamar kedua oleh Kyuhyun ternyata masih kosong. Tidak ada satupun barang yang diletakkan disana. Masih berwarna putih, bersih. Belum terkena noda sedikitpun. Ia menghela nafas.

Tangan Yoona masih mengeringkan rambut basahnya dengan handuk kecil. Ia berjalan keluar dari kamar mandi nya. Dengan telah memakai baju malam nya, yang hendak mengantar dirinya tidur. Saat ia duduk didepan sebuah kaca besar, meja rias. Hendak merapikan kembali rambut nya. Pintu kamar itu terbuka.

Dengan gontai Kyuhyun memasuki kamar utama tersebut. Sedikit terkejut melihat penampilan Yoona yang sekarang sudah rapi dengan gaun tidur nya dan rambut panjangnya yang masih terlihat basah. Ia menelan ludah. Tapi cepat Berubah, kembali bersikap seperti biasa.

“Kamar lain ternyata belum bisa dipakai.”

Yoona menatap  dari pantulan cermin Kyuhyun yang masih berbalut jas pernikahan mereka tadi. Ia tidak membalas. Tapi menjauhkan pandangannya dari tatapan Kyuhyun. Menatap bayangan dirinya sendiri. Tangannya kembali bergerak mengeringkan rambut basahnya.

“Kupikir aku bisa–”

“Kau bisa tidur disini..” Ucap Yoona

Kyuhyun menatap Yoona langsung dari pantulan cermin besar tersebut. Ia menatap Yoona yang masih sibuk mengeringkan rambut basahnya.

“Tapi tidak apa jika aku–”

“Kita sudah menikah Kyuhyun.”

Sesaat Kyuhyun melirik jari kanan manisnya yang tersemat sebuah cincin yang sama dengan cincin yang dipakai Yoona.

Benar. Ia telah menikah.

Tapi kenapa hati nya selalu mengartikannya salah.

“Tapi aku tidak memaksamu..”

Yoona telah siap dengan rambut basahnya. Kini rambutnya telah tersisir rapi, dan jatuh sempurna di bahan lembut gaun pink muda malam nya. Melihat sekilas Kyuhyun yang masih berdiri, tampak bingung. Ia Berdiri. Mulai berjalan menuju tempat tidurnya. Tetapi saat ia melewati Kyuhyun, ia melemparkan handuk kecil nya ke Kyuhyun.

“Apa kau terlalu nyaman memakai jas itu?”

Kyuhyun refleks menangkap handuk kecil tersebut dengan kedua tangannya. Mengerti apa yang dimaksudkan dirinya. Melihat jas pernikahan yang ia pakai hingga sekarang. Pasti sangat terasa aneh karena pakaian itu telah tergantung selama seharian penuh ditubuhnya. Mata Kyuhyun menatap Yoona berjalan hingga berbaring di ranjang besar tersebut. Terlihat tangannya menarik selimut hingga menutupi dada nya. Kyuhyun melirik kesebelah kiri Yoona tidur. Dimana terdapat satu buah bantal yang sangat terlihat lembut dan nyaman jika dipakai. Benda itu sangat terlihat menggoda dibenaknya .

Ketika mata nya tak sengaja bertemu mata Yoona. Kyuhyun tersentak, sedikit berdeham. Mulai berjalan sedikit cepat menuju kamar mandi yang ia tahu berada disudut kanan kamar tersebut.

Kurang lebih dua puluh menit waktu terhitung, Kyuhyun telah keluar dari kamar mandi dengan baju tidur nya. Berbeda dengan wanita. Rambut lelaki mudah mengering, jadi tak perlu waktu lama untuk merapikannya. Ia berjalan dengan sandal rumah menuju sisi kanan tempat tidur tersebut. Dimana dibagian lainnya terdapat wanita cantik yang tidur pulas dengan tertutupi sedikit oleh selimut.

Hah bukan. Tapi istri nya.

Wajah itu. Tertangkap lagi oleh mata nya. Sangat damai. Mata yang tertutup, lekuk wajah yang tirus, dan dua buah bibir berwarna pink yang tertutup sempurna, menambah kecantikannya. Sesaat ia menikmati itu. Tiba-tiba deringan ponsel berbunyi. Segera ia mengambil ponselnya yang terletak di saku jaket yang memang ia letakkan disana. Mulai memandang layar nya.

One message from

Seo Joo Hyun

 

Terkejut. Jantung Kyuhyun mulai berpadu cepat ketika memandang nama ini. Segera ia membuka pesannya

From : Seo Joo Hyun.

Oppa!!

Taman Seoul.  sangat indah 🙂

 

Kyuhyun tersentak. Ia melirik angka jam yang berada disudut layar ponselnya. Pukul 11. Ia memanggil nama itu. Tapi tak diangkat. Dengan segera ia mengambil jaket tadi, memakainya. Dan bergegas pergi keluar dari kamar tersebut.

Kedua kelopak mata Yoona terbuka. Sekilas ia menatap sosok tubuh yang menghilang dari pintu tersebut.

Dan kosong.

Ketika mata nya jelas memandang. Kamar tersebut benar-benar terasa kosong.

Ia benci kosong.

Dimana mengingatkan hidup nya yang tinggal dirumah mewah, hanya dengan ditemani pembantu-pembantu nya. Sedangkan orang tua nya sibuk bekerja, dibidangnya masing-masing. Hidup yang sangat terasa hampa. Walaupun pembantu-pembantu nya selalu bersikap baik dan lembut kepada nya.

Itulah yang menyebabkan dirinya seperti ini. Misterius. Egois.

Tidak mempunyai banyak teman.

Hanya seorang Seohyun yang mau mendekati dirinya.

Dan namja pertama yang berhasil merebut hatinya.

Ia menghela nafas. Tangannya merapikan selimut yang menutupi dada nya. Mata nya kembali berusaha tertutup. Melenyapkan kenangan yang mulai muncul dibenaknya. Sedikit hilang. Tapi tak dipungkiri kenangan itu masih membekas didalam hati nya.

Mungkin karena lelah, perlahan mata nya mulai tertutup. Hembusan nafasnya mulai terdengar teratur. Terlarut dalam mimpi indahnya.

***

“Aku menunggu” langkah Kyuhyun berhenti ketika hanya tertinggal beberapa lagi dari tubuh Seohyun. “Aku kira kau tidak bersungguh-sungguh.”

“Ternyata kau melakukannya.”

Seohyun membalikkan tubuhnya menghadap Kyuhyun. Ia menatap miris Kyuhyun yang sedang memakai jaket yang menutupi baju piyama tidur yang masih bisa dilihat oleh mata nya. Ia mampu menebaknya.

“Apa aku menganggumu?”

Kyuhyun hanya terdiam. Menatap mata Seohyun yang kini banyak tersimpan kesedihan. Seohyun memandang Kyuhyun yang diam. Tiba-tiba bibirnya tertawa, kecil, diimbuhi oleh beberapa air mata yang mulai mengalir dipipi nya.

“Ternyata aku menganggu kebahagiaan kalian–”

“Aku tidak mencintai nya Seo..”

Mata Kyuhyun terpenjam sebentar. Lalu kembali tertangkap mata Seohyun yang kembali memandang dirinya. Miris.

“Bisa kah kau mempercayaiku Seo?”

Seohyun menggelengkan kepala nya.

“Harusnya aku membencimu Oppa.” Tangan Seohyun mengenggam erat bagian rok yang dipakainya. Menunduk. “Harusnya aku membenci Unnie..” Ia kembali menatap mata Kyuhyun “harusnya aku membenci kalian berdua!! Isak tangis Seohyun mulai terdengar ditelinga Kyuhyun.

Perlahan Kyuhyun mengurangi jarak dirinya dengan Seohyun. Perlahan ia mulai mendekati Seohyun yang kini benar-benar menangis.

“Hanya menunggu Seohyun..”

Tangan Kyuhyun mengelap pipi Seohyun yang basah.

“Bisa kah kau menunggu? sebentar..”

Kyuhyun menangkap tubuh Seohyun. Memeluknya. Hangat.

“Aku akan kembali padamu..”

***

 

TBC

 

 

***

 

 

Heyyy..

Yaaa, I know, I know. About that. Short, moment. You must be hate me.. 😀 . Forgive me okay? 🙂

Mendapat banyak respon tentang esmosi yang terbakar-bakar. Mueeheheh saya senang 😉 😀 . Thank you so much!! . Dan untuk yang ini. Saya tidak sabar untuk menerimanya lagi 😀 ..

Maaf, kalau semua komentar-komentarnya belum pada dibales. nggak sempet. Tapi dibaca kok. Pasti. Dan untuk komen-komen nanti, saya usahakan membalasnya.

 

Gimana-gimana? Emosi? :D. And still, comment? Saran, kritik. No prob .. 🙂

 

 

Gomawo 🙂

 

 

Intansparkddict 😉

Iklan

48 thoughts on “H-4

  1. maya luoxi berkata:

    yeee,, akhirnya kluar juga..
    ahh,, lama bgtt gw nunggunya thor…
    pnsran bgt ma crtanya,,
    haha,, pdhal blom gw baca yg part ini,tp dah comment duluan…
    okehhh,, gw mo baca dulu min.

    jgn lama2 part 5 eoh!!
    😀

  2. aisarang_musketeers berkata:

    huaaaaa, eon jangan biarkan seokyu kembali*eh
    buat kyuna bersatu, jangan biarkan kyuppa kembali sama seo-,-
    tapi ini bagus eon lanjutnya cepetan ya eon
    oh iya drabblenya eon jangan lupa udh nunggu lama nih 😀
    KyuNa Jjang!!! Fighting!!!

  3. arindisetiobudi berkata:

    akhirnyaa kluar jga ff ini ><
    eon jngn biarkn yoona eonnie sendirian gtu, setidaknya ada yg menghiburnya klau sedih :"
    ff part lanjutnya jngan lama – lama eon, fighting ^^9

  4. My Twins Yoongie2 berkata:

    Daebak thor
    kasian yoona eonnie
    nggak terlalu suka ama karakter seo…..#aga egois
    lanjut ya thor…

  5. puspa_sparkyuna berkata:

    daebak thor ,nmbah bkin pnasaran .
    kyuna moment’y d tmbahin’ y thor
    lantin’y jngan lama2 krna udh pnasaran bnget hehehe

  6. aiiunda moe-moe berkata:

    iya thor tambah cast namja nya dong biar imbang gitu, kasian yoona nya ….
    moment KYUNA yang banyak ya thor…

  7. titakyu haeppa berkata:

    Akhirnyaa part 4 di publish jugaa wlpn pendeekk bgt 😦 next part lebih panjaang yaa thor.. Hhe
    Ya ampun kasian bgt yoona dia selalu kesepian.. Kyuna momentnyaa dong thor, seokyu trus dr kmren.. 😦
    Tp keren ko,, next part jgn lama” thor.. Aku menunggu..hha

  8. Setelah bolak balik ke wp ini,, Akhirnya muncul jg ff yg di tunggu2.. Kasian yoona.. Bikin куυнуυη jatuh cinta ma yoona truz bikin куυнуυη cemburu dgn kehadiran cowo lain yg selalu ngedeketin yoona.. Seokyu moment-y bikin emosi azh.. Kerenlah nich ff,, di tunggu part selanjuSetelah bolak balik ke wp ini,, Akhirnya muncul jg ff yg di tunggu2.. Kasian yoona.. Bikin куυнуυη jatuh cinta ma yoona truz bikin куυнуυη cemburu dgn kehadiran cowo lain yg selalu ngedeketin yoona.. Seokyu moment-y bikin emosi azh.. Kerenlah nich ff,, di tunggu part selanjuSetelah bolak balik ke wp ini,, Akhirnya muncul jg ff yg di tunggu2.. Kasian yoona.. Bikin куυнуυη jatuh cinta ma yoona truz bikin куυнуυη cemburu dgn kehadiran cowo lain yg selalu ngedeketin yoona.. Seokyu moment-y bikin emosi azh.. Kerenlah nich ff,, di tunggu part selanjuSetelah bolak balik ke wp ini,, Akhirnya muncul jg ff yg di tunggu2.. Kasian yoona.. Bikin куυнуυη jatuh cinta ma yoona truz bikin куυнуυη cemburu dgn kehadiran cowo lain yg selalu ngedeketin yoona.. Seokyu moment-y bikin emosi azh.. Kerenlah nich ff,, di tunggu part selanjutnya 🙂

  9. LoveYoonA berkata:

    Hae thor aku reader baru disini….
    Maaf ya thor aku baru coment dipart 4….

    Bagus thor
    Aduh,lagi seru”nya malah udah ada kata TBC….
    Kyu knp malah nemuin seo…??
    Yoong unnie harus kuat….!!

    Ditunggu capter 5 thor,
    jgn lama” ya thor n_n
    fighting

  10. Chingu, dapat Sekali Feelnya. Aku rasa aku Harus belajar darimu
    Untuk masalah cast aku tidak peduli. Asalkan bahasa yang bagus Dan feel dapat.
    Tapi Kok ini pendek yah ? O_o

  11. cho hyun jae berkata:

    kurang panjang.. 😦

    kasian oh yoona eonnie.. *pukpuk*
    next part banyakin momen kyuna ya thor..

    ditunggu ff yg lainnya juga
    keep writing !!

  12. Berlian Kirana berkata:

    aaaaaak baca part ini nyesek sek sek :””(
    huaduuuh ayo dong tor yoona nya jangan dibuat sedih gitu yayayaa?
    banyakin moment kyuna nya hehehe 😀
    lanjuuut deh^^

  13. Anindya berkata:

    eonnie,feelnya dapet banget
    emosi? iya,banget!!
    kesel ngeliat momen seokyu yang lebih mesra daripada kyuna
    tapi aku udah cukup terhibur dengan sedikit momen kyuna
    chapter berikutnya di panjangin ya…

  14. yoona sungguh2 misterius…
    I love her character here…
    lalu Kyuhyun sebenarnya apa yang sudah direncanakannya, meminta Seohyun menunggu…
    aku rasa hal itu tidak akan pernah terasa adil untuk siapapun…
    permainan takdir memang selalu menjadi kendala dalam cinta #eakkkk
    lanjut deh…

  15. rindafishy berkata:

    okeyyy … tambah terbakar skrng thor , mksd’nya apa coba si kyuhyun nyuruh seohyun menunggu
    ng adil ihh si kyu , kasihan yoona nya 😦
    seruu thor .. bagusss 🙂

  16. Ping-balik: H-7 | intansparkddict
  17. Kim Kyu Na ( Warda ) berkata:

    FF ini bener* daebakk chingu ^^
    Bikin emosi naik turun kekeke 😀
    Keren keren (y) Lanjutkan menulis 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s