Fool To Love You

Gambar

Annyeong… perkenalkan aku intan imnida,, statusku masih writer abal abalan :DD

Aduh maaf maaf maaf banget *bow* ff new love belum aku lanjutin muncul lg ff gaje.. lanjutnnya kemaren kehapus jadi kalo mau lanjut terpaksa ngulang lagi.. mudah-mudahan secepatnya nanti aku post deh lanjutannya.. sekalian nunggu mending baca yang ini ajah…

Oh ya disinii aku membawa ff KyuNa loh,,  *gak ada yang nanya* . tertarik? ayo baca, like dan coment,, kalo bisa kritik tulisan ku biar aku bisa nulis yang lebih bagus lagi,, tenang gak bakal marah kok hehehe,, yang penting jangan nge bash aja, aplgi sama castnya.. kalo gak suka sma cast nya tinggal minggat [?] aja dari sini, dari pada ninggalin jejak gak penting ,, iya nggak? *nanya eunhyuk* *angguk angguk*

The story is mine, not the cast,, no copy,, don’t be silent okay?

Check this fanfic !!!!

Im Yoona

Seorang yeoja berumur 17 tahun, memiliki

wajah yang manis, polos, ceria dan banyak

disukai oleh banyak orang, dibalik wajah

yang ceria itu tersimpan rasa sakit yang

ditahanya

 

Cho Kyuhyun

Seorang namja berumur 18 tahun, sangat terkenal

disekolah karena ketampanannya, pintarnya.

 

Lee Taemin

15 tahun, dongsaeng Yoona, namja imut ini berperilaku

bodoh tetapi sangat sangat sayang terhadap kakaknya.

 

Kim Taeyon

23 tahun, noona kyuhyun, sangat mengerti perasaan

kyuhyun

 

Choi Sooyoung

sahabat dekat yoona, sangat sayang dan peduli terhadap

yoona

“Oppa?”

“Ne..”

“kurasa cukup sampai disini”

“yoona?”

“aku ingin kita berakhir sampai disini”

“ …”

Yeoja itu menunduk, menggeleng lemah agar menahan air matanya tidak jatuh. Namja itu hanya terdiam terpaku melihat yeoja didepannya, tidak tahu akan arti tatapannya itu.

Tidak ada yang tahu bahwa yeoja itu sangat ingin mendengar kata-kata dari namja itu, ingin namja itu menolak agar hubungan ini tetap berlanjut, sayangnya namja itu tidak mau mengeluarkan satu kata pun untuk yeoja tsb. Karena sudah tidak tahan menahan air matanya jatuh yeoja itu berlari sekuat tenaganya meninggalkan namja itu sendirian.

Yoona pov

aku berlari sekuat tenaga untuk menghindarinya, aku mendengar dia memanggil namaku beberapa kali tapi aku tetap melanjutkan pergi menuju taman favoritku, aku terduduk di sebuah bangku panjang di taman tersebut, , aku hanya bisa memandang ke depan, berusaha menjernihkan dan melupakan kejadian yang lalu,, tapi Tes…Tes.. air mataku mengucur kembali, tangisanku pecah , aku tak peduli jika ada orang yang melihat ku sedang begini, aku tak peduli jika nanti sooyoung eonni mencariku, sekarang ini aku hanya ingin sendiri.. “KAU BOHONG OPPA..hiks.. KAU BOHONG…hiks…. KAU… TIDAK LAGI…. MENCINTAIKU” aku berteriak, aku ingin mengeluarkan semuanya disini. “kau…hiks.. hanya terpaksa bersamaku,,hiks,,, kau bosan padaku,,hiks…aku salah membiarkan hubungan ini berjalan lama…seharusnya aku tahu…” “aku…. bodoh oppa” menarik napas dalam dalm “AKU BODOH KARENA TERLALU MENCINTAIMU” aku berteriak kembali. Tiba-tiba kenangan itu muncul di kepalaku.

flashback~~~~~

“yoona ah” terdengar seorang namja memanggil namaku

“Ne? waeyo oppa? aku menoleh kearah nya

“mmmhh….aku…a..aku menyukaimu yoona” dia memejamkan mata, seakan menghindari tatapan ketidak percayaan ku ini

“oppa..?” dia membuka matanya, aku hanya bisa menatap dua pasang mata indahnya,

“maukah kau menjadi yeojachinguku?”

aku hanya diam, menatap matanya lebih dalam lagi, seakan mencari ketulusan dalam matanya.

“yoong…yoong” dia melambai-lambaikan tangannya untuk menyadarkan ku dari lamunanku

“ah…mmh…ne?”aku mengerjap-ngerjapkan mataku lalu aku langsung mengalihkan pandanganku karena aku tidak berani melihatnya.

“hahaha,,, lupakan saja yoong, mungkin kau belum siap, sepertinya cintaku bertepuk sebelah tangan ..” dia sedikit tertawa dan menundukan kepalanya “kita masih bisa bertemankan?” tanyanya sambil memberantakan rambutku, yaa dia sering melakukannya, bukannya merasa kesal,,, tapi aku ingin dia melakukannya terus padaku.  tiba- tiba saja aku menarik tangannya dari atas kepala ku, dia terdiam dan menatapku bingung, aku tetap dalam posisi menggenggam salah satu tangannya.

“ani” tiba-tiba saja kata itu keluar dari mulutku, tatapannya menjadi tambah bingung, aku pun menundukan kepalaku…”bukan itu…” aku menghentikan kata kataku langsung memeluknya. dan berbisik “nado sarangheyo” aku mengeratkan pelukanku dan bersembunyi didadanya agar ia tidak bisa melihat muka ku yang memerah. dia tertawa kecil dan membalas pelukanku. Sungguh aku sangat menginginkan ini, mencium aroma parfum nya, mendengarkan detak jantungnya, merasakan hembusan nafasnya, aku ingin waktu berhenti sejenak agar aku bisa memeluknya lebih lama lagi..

Mimpi ku seakan terbuyar karena dia melepaskan pelukannya, dia menatapku dalam,, tetapi dia malah tertawa  “hmmpphah…hahahaha” sungguh,, ini benar benar menghancurkan suasana

“oppa” aku memukul pelan dadanya dan memanyunkan bibirku, tetapi tiba-tiba saja  CHU~~

dia mencium lembut bibirku aku pun membalasnya dengan setulus hatiku,

end flashback

arrgghh… kenapa ingatan itu muncul lagi, aku pun mengacak-ngacak rambutku berharap ingatan indah itu terusir dari kepalaku, tatapanku kembali lurus kedepan.  kenapa? Kenapa aku bisa sebodoh ini? Mencintai orang yang salah.. Kenapa aku bisa bertemu dengannya, lupakanlah young,, lupakan.. aku menyemangati diriku sendiri..

end Yoona pov

“Yeobseoyo”

“Noona?”

“Ne?”

“apakah yoona noona ada bersama noona?”

“hooaa.. hmm.. ani wae?”

“dia belum pulang sampai sekarang aku sangat khawatir”

“Mwo?”  yeoja itu melihat jam wekernya “Mwo? jam 2 ? Yoona  belum pulang?” yeoja itu pun bergegas turun dari tempat tidurnya

“Ne sooyoung noona,, aku menunggunya daritadi tapi dia belum juga pulang, aku takut dia mungkin diculik lalu dibawa lari dan akupun jadi tinggal sendiri noona,, huueee” terdengar suara taemin yang ingin menangis

“uljima taeminnie,, mungkin noona tau yoona ada dimana,,” sooyoung pun bergegas mengganti baju dan bersiap pergi, tetapi dia baru menyadari telepon yang berhubungan dengan taemin belum diputuskan.

“Taeminnie?”

“Ne noona?”

“aku akan menjemput noona mu”

“aku ikut noonaaaa”

“andwe, kau jaga rumah, kunci pintu, jendela mu,, dan pergilah tidur,, kau tidak mau ada yang menculikmu kan?”

“N..ne noona”

“ Ara, aku pergi sekarang, pu—-TUT…TUT…TUT”

“aish anak ini, tadi dia yang tidak memutuskan, sekarang waktu aku masih bicara langsung di putusnya,, aaissh jinjja” sooyoung berdecak kesal sambil memandangi handphone nya dan segera pergi ke tempat tujuannya.

Sooyoung Pov

Aku bergegas pergi menuju sebuah taman, aku sudah menebak dari awal kalau yoona pasti ada disana sekarang, tempat itu adalah tempat favorit yoona untuk menyendiri , tempat itu hanya aku sendiri yang tahu selain yoona,, itu pun bukan dia yang memberitahuku tetapi aku lah menemukannya sendiri saat mencari yoona untuk pertama kalinya,. apa yang terjadi padanya? apa ini semua karena Kyuhyun ?  Kyuhyun? aiish namja itu, apa yang telah dia perbuat kepada yoona ?.. pikiranku terhenti saat aku mulai melihat yoona yang sedang duduk dibangku dekat taman sambil memandang ke depan, sesekali terdengar suara isak tangisnya,, aku mulai mendekatinya.

“yoong” tanganku meraih pundaknya, dia pun menoleh dan langsung menarikku dalam pelukannya.

“eonni..hiks” aku bisa merasa tetesan air matanya jatuh di pundakku

“uljima..uljima”tanganku mulai membelai rambutnya berharap dia tidak menangis lagi. “ ada apa yoong? cerita sama eonni..” kataku sambil tetap dalam posisi tadi. dia pun melepaskan pelukan tadi dan mulai meyesa kan air matanya “ani..gwenchana eonni” suara nya terdengar parau, aku sangat tahu dia pasti berbohong. “jangan berbohong.. ini pastii berkaitan dengan kyuhyun kan?” dia menoleh padaku dan mulai meneteskan air matanya lagi, sudah kutebak pasti benar jawabannya kyuhyun. “dia menyakitimu? dia menghianatimu, atau dia memutuskanmu?” tanyaku

“ani,, tapi aku lah yang memutuskannya eonni…hiks” wajahnya perlahan lahan menunduk untuk menghindari tatapan tidak percaya dari ku  “kau yang …? bagaimana bisa yoong? kau kan sangat mencintainya” dia hanya menunduk dan tidak mau menjawab pertanyaanku, aku tahu keadaan ini tidak tepat untuk menanyakan pertanyaan untuknya, “ara.. kau tidak perlu menjawabnya sekarang, kau bisa menceritakannya ketika kau siap, kajja kita pulang” aku berdiri dan menarik tangannya dan mengantarnya sampai ke rumahnya.

end pov

yoona pov

Rasanya males banget  pergi ke sekolah. Takut ketemu oppa.. eh Kyuhyun, kalo ketemu mau ngomong apa coba? Kejadian malam tadi memang tidak akan pernah bisa dilupakan. Tapi hari ini aku benar-benar harus ke sekolah ada ulangan sih. Aku mengambil tas ku dan pergi kebawah.  Aku menghampiri dongsaengku yang sedang sarapan.

“pagi taeminnie” aku pun duduk dihadapannya dan menyantap roti

“pagi noona,,,,eh”  aku pun berhenti mengunyah roti yang ada dimulutku karena tersentak panggilan taemin “mata noona bengkak,”  dia pun mendekatkan wajahnya kepadaku, memerhatikan mata ku dengan seksama, dengan cepat aku menyembunyikan wajahku. Aiish.. kenapa aku bias lupa, karena tangisan tadi malam mata ku jadi bengkak gini.. “iya ya? Noona sih tadi malem belajar mulu, jadi kurang tidur.. heheh” aku pun membuat senyum selebar-lebarnya agar tidak membuat curiga saeng ku. “tuh kan noona,, taemin bilang juga apa tidur jangan malem malem,, oh ya td malem noona kemana?” Tanya taemin. “emmm..mhh.. noona…” aku bingung mau menjawab apa, aku pun memainkan pisau selai yang ada di meja makanku untuk menghindari kegugupan “ah noona main ke rumah temen noona tp lupa wktu jadi kemaleman deh,,, hehehe” kataku sambil tersenyum palsu,, lagi lagi tatapan taemin memandangku dengan curiga,, aku pun hanya bisa menunduk berharap dia tidak memandangku lagi.. tiba-tiba dia tersenyum memandangku dan minta izin untuk pergi ke sekolahnya “ne,, hati hati taeminnie” aku pun melambai-lambaikan tanganku padanya “dasar taeminnie” desis ku. Aku pun sedikit melirik kea rah jam tanganku “OMO” aku langsung berlari keluar rumah dengan harapan ‘kali ini tidak terlambat lagi’ yaah seperti yang kalian tahu aku ini orang yang ngulur-ngulur waktu, terlambat itu udah jadi makanan sehari-hariku.. tapi beda waktu aku masih pergi dijemput kyuhyun, aku selalu bangun pagi agar tampil cantik dihadapannya,… eh, kyu..hyun.. kenapa aku bisa mengingat orang itu lagi, aiish jeongmal aku benar-benar harus melupakan namja itu.

End pov

“hai eonni” tangan yoona menyentuh pundak sooyoung

“eh yoona, tumben gak terlambat….eh tunggu” sooyoung menarik dagu yoona agar bisa melihat muka yoona dengan jelas “kau tidak apa-apa kan yoong” sooyoung bertanya dengan suara sedikit melemah

“apa-apaan sih eonni aku baik-baik saja tau” yoona langsung menyingkirkan tangan sooyoung dari dagu nya dan langsung duduk di sebelah sooyoung “ hei,, kau itu tidak usah berbohong mata mu itu aja udah segede bola pingpong nggak bakal bisa ngelak lagi apalagi kalo inget kejadian semalem—bmmmph” belum selesai sooyoung berbicara yoona telah membekap mulutnya “sssttthhh, anggep aja kejadian semalem itu mimpi,, aku gak mau nginget lagi” yoona pun melepaskan tangannya dari mulut sooyoung “tapi yoong, masalah ini gak bakal mungkin mudah untuk cepet dilupain, coba cerita sama eonni”

“eonni, udah aku bilang kan aku nggak apa-apa yang tadi malem itu Cuma mimpi buruk yang numpang lewat doang jadi lupain aja deh!!” yoona berusaha melucu tapi sepertinya tidak ditanggapi oleh sooyoung malah sooyoung menatapnya dengan tatapan seakan meminta penjelasan. “hei yoona, aku serius,, aku tau yang kamu rasain sekarang, keceriaan kamu itu gak bakal mempan nutupin kesedihan kamu itu apalagi ke aku yang udah lama kenal sama kamu, kalo mau cerita ke aku mungkin aku bisa bantu” sooyoung memegang kedua bahu yoona seketika yoona menunduk menahan agar air mata nya tidak jatuh lalu menggeleng pelan “Mian eonni, aku belum bisa” terdengar suara parau yoona, sooyoung hanya bisa membuang nafasnya dan berpikir ‘kenapa bisa ada orang yang punya sifat mudah berubah? Malemnya mewek, pagi nya sumringah, sekarang sedih lagi, mungkin nanti lompat-lompat kegirangan gak jelas’ sooyoung mengerti yoona, mungkin yoona belum bisa mengungkapkannya, “okey baiklah Im Yoona aku akan bantu agar kau melupakannya”  tiba-tiba mata yoona berbinar binar “ benarkah eonni?” sooyoung pun mengangguk “aah aku mencintaimu eonni” yoona langsung memeluk sooyoung. Sooyoung hanya pasrah dipeluk yoona, ‘yoona kau memang sangat aneh’ batin nya

Yoona pov

“eonni, kajja kita ke perpus”

“ani yoong, aku sangat lapar, bagaimana kalo kita ke kantin dulu baru lanjut ke perpus?

“aisssh dasar shiksin”

“ya~~ kau juga shiksin,, dasar shiksin” aku mendengus melihat eonni ku itu, padahal baru istirahat pertama tapi lapernya mirip orang belum makan seminggu, yah memang aku akui kalau aku shiksin tapi kalo ada urusan mendadak gini terpaksa makanan harus jadi pilihan kedua

“ya udah eonni aku ke perpus yah,” aku pun berjalan menuju pintu kelas

“maaf yah yoong, nanti susul eonni di kantin yah” aku membalik badan dan mengangguk kepadanya

Aku pun berjalan memasuki perpus, menjelajahi tiap rak buku untuk mencari buku itu

“hahaaha oppa itu lucu”

“yang mana? Yang itu? …hahhaha iya”

“lihat yang ini oppa,,”

Pencarian ku terhenti ketika mendengar suara yang sepertinya aku kenali, sambil tetap menyari buku yang ku cari mata ku tak berhenti menatap sekeliling mencari sumber suara itu, saat tiba di tikungan rak buku aku terpaku melihat pemandangan didepan ku, seorang namja yang sepertinya sedang bahagia memegang sebuah buku, tetapi tunggu ada seorang yeoja di sebelahnya ekspresinya sama seperti namja tersebut, kalau orang lain melihat bisa saja mereka dikira sepasang kekasih. Aku pun membalikan badan agar bisa secepatnya pergi dari situ tapi sayangnya aku menabrak tikungan rak buku tadi “aww” buku-buku ku terhempas dari tanganku, tidak peduli dengan berdarahnya sikut ku karena tergores sudut rak tadi aku bergegas merapikan buku ku dan pergi dari sini.

“yoona” namja itu memanggilku, aku menarik napas dan membuangnya aku pun berbalik dan mencoba tersenyum kepada nya

“ne?” jawabku se santai mungkin

“kau tidak apa-apa?” dia mulai menghampiriku

“gwenchana” ia menatap ku dari atas sampai bawah

“apa ini terlihat baik-baik saja?” dia mengangkat sikut ku sampai terlihat jelas luka ku yang mulai meneteskan darah,

“hanya luka sedikit, tidak terasa sakit” aku mencoba menarik tangan ku tetapi dia menahannya. Tiba tiba yeoja yang tadi duduk menghampiri kami

“omo, tanganmu berdarah” kata yeoja tersebut, aku hanya meringis menahan pedih luka ini, tetapi aku yakin bahwa pedih ini belum sepermpatnya pedih karena melihat mereka berdua tadi

“seohyun ah aku akan mengobati yoona dulu, kau pergi kekelas duluan saja” namja itu menoleh kearah yeoja yang di panggil seohyun tersebut.yeoja itu mengangguk lemas dan pergi meninggalkan kami Namja itu menarik ku ke sudut ruangan perpus dan mulai mengobati luka ku menggunakan sapu tangannya.

“aw….aw” aku berteriak kecil saat sapu tangan itu menyentuh luka ku, ia pun memperlambat gerakannya

“kau ini,, selalu ceroboh” katanya, tanpa mengalihkan pandangannya dari luka ku,, wajahnya sangat  dekat denganku, aku memejamkan mata agar berhenti menatapnya, aku rindu kedekatan ini…

Dia mengikatkan sapu tangannya di sikutku sambil terus menghembus- hembuskan angin ke luka ku

“ini sudah selesai” aku melihat sikutku, aku memutar-mutar tanganku agar dapat melihat semua bagiannya  “aw” aku meringis kembali “jangan digerakkan dulu, luka mu belum kering” ia merapikan perban/sapu tangan yang ada di sikutku.

“emmmh…mmmh gomawo oppa..eh maksud ku Kyuhyun ssi” ia tertawa kecil dan membelai kepalaku

“sama-sama” ia tersenyum manis  kepada ku, aku membalas senyumnya. Berhenti Kyuhyun, jangan memberi perhatian lebih padaku aku ingin segera melupakanmu. Aku pun berdiri ingin segera menghilang dari hadapannya , tetapi ia menarik tanganku “hati-hati yoong, jangan ceroboh lagi” ia memperingatkanku sambil tersenyum aku hanya mengangguk dan langsung pergi dari ruangan itu.

TBC~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Gimana? Jelek kan? Tolong dimaklumkan.. hehehe

Dan Typo sudah merajalela di ff ini, mau saya berantas tapi tidak sempat lagi, jadi dimohon partisipasi reader untuk memberitahu saya atau apa lah untuk mengusir typo ini.. like comment ya,, aku sangat butuh itu, kalau tidak nanti saya bakal putus asa lagi dan gak berniat ngelanjutin ff ini seperti ff pertama New Love, tapi tenang saja ff New Love bakal aku post kok lanjutannya tapi gak tau kapan, tolong please jebal comment, aku pingin tau tanggapan kalian, cocok kah aku menjadi seorang author…

and last GOMAWOYO *bow* 🙂

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Iklan

25 thoughts on “Fool To Love You

  1. JihyunCho99 berkata:

    Aku first yey * bangga*
    Tdi.a q pikir ni ff oneshoot eh tiba” i2 kta TBC muncul…
    Bkn sebel aja ni kta TBC
    pokok.a lnjt jgn ke lamaan

    • iya sih, maunya tadi di bikin oneshoot, tapi gak cocok.. tolong dimaklumkan author baru 😉
      iya nih TBC itu gak penyakit gak ff selalu bikin sebel “demo ke author”
      okeh, ditunggu yah 😀

  2. marwaa berkata:

    Thor kenapa si TBC ,liat aja thor besok klo ada tbc,tbcnya aku ceburin ke laut *emang bisa ?
    Next thor !
    Ama yang ff new love juga 😉

  3. LANJUTANNYA POKOKNYA HARUS CEPET -_- *nggak nyante*
    Oke? Yang NEW LOVE juga loh -_- *nggak nyante lagi*
    Di sini kok saya agak errrr… gimana ya thor jelasinnya? Seo jadi orang ketiga kah? Kalau iya, wuoooo *tarik Yonghwa oppa ke FF ini* *sadarin Seo* *KyuNa bersatu* *abaikan* *reader gila*
    Oh iya thor, saran, kalau bisa masukin Eunhyuk oppa kesini, terus jadiin sama Sooyoung unni, aaaa XD *jiwa shipper kumat* *oke, sekali lagi abaikan*
    Keep Writting :3

    • Cepet ?? Insyaallah.. insyaalllah *nyanyi2 maher zain*
      agak gimana?? bilang aja,, keluarkan disini,, muntahkan disini *siapkan ember*
      ikut aksi reader *narik2 yonghwa lemparkan ke seo*
      maunya sih si hyuk mau aku tongolin (?) tapi gak muat *gak nyambung* #abaikan haha

  4. Aliah berkata:

    Thor,thor seo ga jd org ketiga kn??? Kok kyu reaksi.a biasa aj sih -_- knp ga nanya ma yoona knp dia d putusin, ehm apalgi y? Q bingung mau ngomong ap yg jls ff.a bgs 😀

  5. zubaidah berkata:

    Belum puas baca udh tbc aja..
    Btw sebenernya maslah apa sih antara yoona sama kyuhyun
    Kok tiba2 yoona mutusin kyuhyun
    Apa kara seohyun?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s